Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan
matahari sehingga bulan menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari. Dengan
kata lain, gerhana matahari terjadi karena sinar matahari pada siang hari
terhalang oleh bulan sehingga keadaan yang terang berangsur-angsur menjadi
gelap. Jika terjadi gerhana matahari maka bayangan bulan akan mengenai bumi.
Jika posisi bumi, bulan, matahari tepat segaris, bayangan bulan dapat menutup
sebagian daerah di bumi.Walaupun bulan lebih kecil, bayangan bulan mampu
melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena bulan yang berjarak rata-rata
jarak 384.400 kilometer dari bumi lebih dekat dibandingkan matahari yang mempunyai
jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Gerhana
matahari terjadi pada siang hari ketika bulan baru atau bulan mati.Gerhana
matahari berlangsung lebih cepat (kurang lebih 6 menit) daripada gerhana bulan
(sekitar 6 jam).Hal ini dikarenakan ukuran bulan lebih kecil dibandingkan
ukuran bumi dan cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari serta gerakan
bayangan bulan yang cepat.
Secara umum, tempat di bumi yang tertutup penumbra akan mengalami
gerhana matahari sebagian (parsial) dimana hanya sebagian permukaan matahari
yang ditutupi bulan. Sedangkan tempat yang ditutupi umbra mengalami gerhana
matahari total dimana seluruh permukaan matahari tertutup bulan. Ukuran bulan
sangat kecil sehingga bayangannya pun kecil.Oleh karena itu, daerah di bumi
yang tertutup bayangan bulan hanya sebagian.
Persamaan/rumus kunci yang digunakan dalam persoalan ini
sama halnya dengan persamaan yang digunakan pada proses terjadinya gerhana
bulan, yaitu sebagai berikut:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar