Gerhana merupakan proses tertutupnya bulan atau
matahari secara tiba-tiba. Terdapat dua jenis gerhana yaitu gerhana bulan dan
gerhana matahari. Gerhana disebabkan oleh bayangan yang dibentuk oleh bumi atau
bulan terletak dalam satu garis dimana bayangan tersebut mempunyai dua bagian
yaitu:
- Bayangan umbra atau bayangan inti, berbentuk kerucut yang semakin mengecil begitu menjauh dari bumi atau bulan. Umbra bulan panjangnya kira-kira 370.000 km, sedangkan umbra bumi panjangnya kira-kira 1.376.000 km.
- Daerah bayangan kabur (sebagian) dinamakan penumbra.
Bulan, bumi dan matahari adalah benda luar angkasa yang ketiganya saling
berkaitan dalam proses terjadinya gerhana bulan. Matahari merupakan bintang
yang memiliki sumber energi atau cahaya besar. Bisa di katakan matahari
menjadikan adanya siang di bumi. Sedangkan bumi adalah planet yang memiliki
kehidupan di dalamya. Adapun bulan adalah satelit bumi yang selalu mengikutibumi, dan bulan tidak memiliki cahaya atau sember energi. Namun, bulan
bisa memantulkan cahaya seperti cermin.
Gerhana bulan terjadi saat sebagian atau keseluruhan
penampang bulan tertutup oleh bayangan bumi atau jika bulan memasuki bayangan
bumi. Hal ini terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu
garis lurus yang sama sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena
terhalangi oleh bumi dan bulan tidak terlihat oleh pengamat dibumi. Gerhana
bulan hanya mungkin terjadi pada malam hari ketika bulan purnama. Dengan
penjelasan lain, gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari.
Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika, maka
tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya
gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan
memunculkan dua buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan
memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi
pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu
titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Jadi, jika terjadi gerhana bulan maka
seharusnya akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut
terletak pada garis yang menghubungkan antara matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat.Ini
dikarenakan masih adanya sinar matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh
atmosfer bumi sehingga bagian gelap bumi mendapatkan cahaya dari pantulan bulan.Kebanyakan sinar yang
dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Hal inilah yang menyebabkan pada
saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah
tembaga, jingga, ataupun coklat. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata
telanjang dan tidak berbahaya sama sekali. Dengan terjadinya
gerhana bulan, malam hari akan terasa nampak
terang walaupun tak seterang siang hari.
Dalam proses
terjadinya gerhana bulan, posisi matahari, bumi dan bulan sejajar dimana bumi berada di antara
matahari dan bulan. Pada saat itu, cahaya matahari di pantulkan sinarnya oleh bulan ke bumi
sehingga bagian gelap bumi mendapatkan cahaya dari pantulan bulan. Dengan
terjadinya gerhana bulan, malam hari akan terasa nampak terang walaupun tak seterang siang hari dan malam hari
menjadi indah.
Rumus Kunci:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar