Barometer
raksa merupakan alat untuk mengukur tekanan udara luar (tekanan atmosfer).
Pengukuran tekanan dengan barometer ini dengan cara menghitung tinggi permukaan
raksa bejana ( bentuk lurus) atau selisih tinggi permukaan raksa pada bejana (
bentuk g ). Syarat penempatan adalah ditempatkan pada
ruangan yang mempunyai suhu tetap (homogen), tidak boleh kena sinar
matahari langsung, tidak boleh kena angin langsung, tidak boleh dekat
lalu-lintas orang,tidak boleh dekat meja kerja, penerangan jangan
terlalu besar, maximum 25 watts. Sementara itu, adapun cara pemasangannya
yaitu: dipasang tegak lurus pada dinding yang kuat, tinggi bejana +
1 m dari lantai, sebaiknya dipasang di lemari kaca, dan latar
belakang yang putih untuk memudahkan pembacaan Cara membacanya adalah
sebagai berikut: baca suhu yang menempel pada Barometer, naikkan air raksa
dalam bejana, sehingga menyinggung jarum taji, skala nonius (Vernier)
sehingga menyinggung permukaan air raksa, baca skala Barometer dan
skala Nonius, gunakan koreksi yang telah disediakan. Berbagai macam
koneksi yang ada pada barometer raksa adalah sebagai berikut:
- Koreksi Index
- Koreksi Lintang
- Koreksi Tinggi: untuk membandingkan tempat-tempat tertentu diperlukan tekanan udara diatas permukaan laut.
- Koreksi Suhu: jika pembacaan lebih tinggi dari 0 0C, maka pembacaan Barometer dikurangi dengan koreksi suhu ini, jika lebih rendah dari 0 0C koreksi ditambah.
Persamaan yang dapat
digunakan pada persoalan ini adalah:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar